Ternyata Serius Imbas dari Petisi Boikot, Ayu Ting Ting Akui Kena Gangguan Psikologis, Berubah: Fighting


Ternyata cukup serius imbas petisi boikot yang kerap kali menyebut nama Ayu Ting Ting.

Imbas petisi boikot tersebut Ayu Ting Ting akui kena gangguan psikologis.

Ada perubahan yang sangat terasa dari ibunda Bilqis Khumairah Razak itu.

Mantan istri Enji Baskoro mengakui dirinya terserang gangguan psikologis.

Meski tidak tersakiti secara fisik, tetapi Ayu cukup menderita mentalnya.

Hal itu seperti disampaikan Ayu Ting Ting saat bercerita di dalam vlognya.

Ayu Ting Ting meyebut soal dirinya yang kini merasa sangat terbebani masalah.

Ada segudang masalah yang harus dihadapi putri Umi Kalsum tersebut.

Terutama menghadapi aliran komentar kebencian terhadap dirinya di layar kaca.


Selama ini diam, Ayu Ting Ting akhirnya terang-terangan mengaku mulai merasakan dampak buruk dari masalah petisi boikot tersebut.

Ayu Ting Ting mengatakan bahwa Ayu merasa stres gegara petisi blacklist itu.

Saat mengetahui ada petisi untuk memboikotnya dari televisi, hati Ayu Ting Ting hancur.

Bahkan ia juga tidak memungkiri sempat stres menghadapi masalah tersebut. Ibu satu anak itu tak menampik merasakan kesedihan mendalam.

"Ini yang kemarin gue hancur banget, stres. Ada aja masalah, gue lagi banyak kerjaan gini. Segala ada petisi lah, boikot lah," ujar Ayu Ting Ting di kanal YouTubenya, Selasa (31/8/2021).

Dalam perbincangannya di vlog tersebut, Ayu Ting Ting jadi kepikiran lantaran ia merasa tak pernah menyenggol siapapun.

"Gue mikir, ya Allah salah gue ini apa? Gue nyari duit buat keluarga, gue nggak pernah mengusik hidup orang di tv, nggak pernah nyenggol orang," terang pelantun Alamat Palsu ini.

"Temen gue itu bisa diukur. Ya elu (Ivan Gunawan), Ruben Onsu, Wendy," sambung Ayu.

Ayu Ting Ting seolah menunjukkan dirinya kini semakin berubah.

Sepertinya efek atau imbas psikis Ayu Ting Ting yang terpengaruh itu terlihat juga dari postingannya.


Pertama, belakangan ini, pelantun Sambalado itu mengubah gaya rambutnya dengan warna yang berbeda.

Tak lagi khas dengan rambut cokelat atau merah panjang, kini Ayu Ting Ting mewarnai cerah rambutnya.

Panjang rambut Ayu Ting Ting juga tidak lagi seperti dahulu melainkan kini berada di sekitar bahu.

Hal tersebut terlihat dari penampilannya saat menyambangi kantor polisi guna mengurus keterangan.

Penampilan Ayu Ting Ting berbeda dan kesannya dalam foto juga turut terlihat berbeda.

Pantauan TribunJatim.com, kedua, belakangan ini putri Abdul Rozak itu tampak menunjukkan foto terbaru.

Ayu Ting Ting tak segan memamerkan tubuhnya yang hanya menggunakan busana tanpa lengan.


Bahkan, ia terlihat tak tampak menunjukkan kecantikannya yang seperti biasa.

Ayu mengenakan headband yang menghiasi bagian dahinya.

Mengarah ke kamera Ayu membentuk jari dua bermakna peace.

Dalam caption, ibu satu anak itu menambahkan komentar berbunyi 'fighting' yang bermakna menyemangati dirinya sendiri.

Sementara Ayu Ting Ting curhat soal boikot, jumlah warganet yang menandatangani petisi itu di Change.org terus bertambah.

Terpantau, telah ada 132.161 orang yang meneken petisi boikot Ayu Ting Ting hingga Selasa (31/8/2021) sore. Target dari si pembuat yakni Putri Maharani berjumlah 150.0000 tanda tangan.

Dari jumlah yang didapatkan kini, maka Putri Maharani hanya perlu mengumpulkan 17.839 tandatangan.

Namun perlu diingat, terkumpulnya tanda tangan ini bukan berarti bisa mendepak sang biduan dari televisi.


Sebagai informasi, Putri Maharani memiliki alasan membuat petisi pada Juni 2021.

Boikot ini sebagai dampak dari aksi protes karena pelantun Sambalado itu dianggap kurang sopan.

"Pada acara Pas Sore. Terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7, Ayu Ting Ting menendang salah satu talent," tulis keterangan dalam petisi itu.

Meski begitu, ada juga petisi save Ayu Ting Ting. Sampai kini sudah 25 ribu lebih yang tanda tangan dari target 30 ribu.

Perkembangan kasus hukum Ayu Ting Ting menghadapi hatersnya masih terus berlanjut.

Pengakuan Ayu soal beri maaf ke Kartika Damayanti terucap setelah ia menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Ayu Ting Ting mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (31/8/2021).

Setelah menjalani pemeriksaan dan menyerahkan bukti, Ayu Ting Ting bicara.

Ia mengaku telah memaafkan Kartika Damayanti atas penghinaan terhadapnya dan anak, Bilqis.

Kendati demikian, Ayu tegaskan proses hukum terus berlanjut.

"Kalau maaf saya sudah maafin, tapi proses hukum masih akan terus berlanjut," ujar Ayu Ting Ting.

Laporan yang ia buat ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu itu sebagai bentuk pembelaan terhadap buah hati.

Ayu Ting Ting merasa, langkah hukum ini harus dilakukan agar bisa memberikan efek jera kepada Kartika Damayanti, yang memiliki akun Instagram @gundik_empaeng.

“Ya, sebenarnya karena anak sih nomor satu, Bilqis dan saya juga wajib membela anak saya juga. Karena kan selama ini saya diam,” ucap Ayu Ting Ting, dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, Rabu (1/9/2021).

“Kalau saya enggak masalah (dihina). Tapi kalau menyangkut sama anak, apalagi Bilqis, saya harus bertindak,” ujar pelantun “Alamat Palsu” itu melanjutkan.

Ayu Ting Ting mengucapkan terima kasih kepada penggemarnya, Aytinglicious.

Sebab, penggemar yang memberi tahu akun tersebut melakukan penghinaan terhadap keluarga.


Di sisi lain, kuasa hukum Ayu, Minola Sembayang, mengatakan bahwa kliennya akan menyerahkan barang bukti tambahan ke penyidik dalam agenda pemeriksaan tersebut.

Barang bukti tersebut berupa lima lembar tulisan penghinaan terhadap Ayu Ting Ting yang dibuat oleh akun Instagram @gundik_empang.

“Jadi, kami ambil satu per satu tulisannya itu yang kami persoalkan. Masalah tulisan itu banyak sekali, kami baru ajukan sepuluh tulisan yang paling penting,” beber Minola, dilansir dari TribunJakarta ( grup TribunJatim.com ). 

Minola mengatakan bahwa penghinaan yang dilontarkan pemilik akun @gundik_empang terhadap kliennya sudah berlangsung cukup lama, yakni sejak 2017.

Tahun ini merupakan puncaknya di mana nama putri satu-satunya dari penyanyi dangdut tersebut, Bilqis, mulai diseret-seret.

Sumber: Tribunjatim

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel