Ayah Taqy Malik Dituding Lakukan Seks Lewat Anus Pada Istri Sirinya, Ketahui Ini 5 Risikonya


Ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik dituding telah melakukan melakukan hubungan seksual melalui jalur belakang atau seks anal dengan istri sirinya, Marlina Octoria Kawuwung. Simak 5 risiko melakukan seks anal.

Adapun sosok yang membongkar hal tersebut adalah istri siri Mansyardin Malik yang bernama Marlina Octoria Kawuwung.

Pengakuan ini disampaikan Marlina Octoria Kawuwung kepada sejumlah awak media saat mengungkapkan pernikahannya dengan Mansyardin Malik.

Akibat dari penyimpangan seksual yang dilakukan ayah Taqy Malik, Marlina mengaku tidak kuat dan meminta agar bisa bercerai.

Bahkan ia mengalami trauma dan cedera.

Sementara itu, dari pihak Mansyardin Malik yang diwakili pengacaranya, Halim Darmawan membantah tuduhan tersebut.

Lantas, apa itu seks anal dan apakah risiko yang ditimbulkan setelah melakukan hubungan seksual melalui jalur belakang atau biasa dikenal sebagai seks anal ?

Dilansir WebMD, seks anal adalah istilah yang digunakan untuk setiap aktivitas seksual yang melibatkan anus. Itu tidak selalu hubungan seks anal.

Anus penuh dengan ujung saraf, membuatnya sangat sensitif, dan banyak orang menganggap seks anal menyenangkan.

Diperkirakan 90 pria pria yang berhubungan seks dengan pria. Dan 5-10 persen perempuan yang aktif secara seksual melakukan hubungan seks anal.

Meski banyak orang menganggap seks anal menyenangkan, aktivitas ini memiliki sejumlah risiko kesehatan. 

Apa risiko setelah melakukan seks anal? Melansir dari laman Boldsky pada Selasa (14/9/2021),  berikut 5 risiko melakukan seks.

 1. Infeksi

Seks anal dapat menyebabkan sejumlah IMS (infeksi menular seksual) seperti gonore, hepatitis B dan sifilis.

Lapisan anus sangat tipis, yang rentan terhadap robekan dan juga memungkinkan transfer infeksi.

2. Kondisi Seperti Abses Anus 

Seks anal dapat menyebabkan robeknya lapisan rektum halus yang tidak mudah disembuhkan.

Lapisan inilah yang mencegah bakteri dari rektum berpindah ke anus.

Robekan ini menyebabkan kondisi yang disebut abses anal yang meningkatkan peluang Anda terkena infeksi serius.

3. Perkembangan Fistula

Robekan pada lapisan dinding anus terkadang dapat meningkatkan infeksi hingga menyebabkan kondisi yang disebut fistula.

Ini adalah kondisi di mana kotoran tidak mudah keluar dari usus. Kondisi ini biasanya memalukan dan membutuhkan pembedahan untuk memperbaikinya.

 4. Kehamilan

Banyak orang percaya bahwa seks anal tanpa kondom tidak menyebabkan kehamilan, yang sepenuhnya salah.

Seks anal juga menyebabkan kehamilan.

Anus terletak sangat dekat dengan vagina dan jika kondom tidak dipakai maka ada kemungkinan beberapa sperma memasuki vagina dan menyebabkan kehamilan.

Juga, saat menggunakan kondom, itu harus dipakai dengan benar dan banyak pelumas harus digunakan.

Anus tidak memiliki mekanisme pelumas alami seperti vagina yang membuatnya lebih rentan robek.

5. Risiko Kanker Anus dan Serviks

Studi terbaru mengungkapkan bahwa kanker dubur dan serviks disebabkan oleh infeksi human pappilomavirus dan alasan utama penyebaran virus ini adalah melalui seks anal. 

Serambinews.com/Firdha Ustin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel