Islam Tapi Dewi Perssik Ngaku Tak Percaya Hadist, Warganet Menyerang


UNGGAHAN artis di media sosial lagi-lagi memantik perdebatan. Kali ini dialami pedangdut Dewi Persik.

Dewi Persik berdebat dengan netizen di akun Instagramnya, Senin (25/1/2021). Itu setelah pedangdut seksi itu mengunggah foto dengan keterangan yang dianggap wargenet menyindir sang suami.

Depe menulis dirinya hanya boleh diatur oleh Tuhan, orang tua, dan bos di pekerjaan. Tanpa menyebut suami.

“Mau status basi atau enggak, hidup bahagia itu jadi diri sendiri, bukan diatur orang. Yang berhak ngatur itu Bos (Tuhan, ortu, bos dipekerjaan kamu). Yang bukan siapa-siapa kamu mengatur, itu jalok dibabat lambene, enggak melu ngasih mangan sok perfekto dasar gubes! Goblos abes,” tulis Depe dilansir pojoksatu.

Keterangan foto itu pun dikritik sejumlah warganet. Ada yang mengingatkan Depe soal surga.

“Maaf punten Mbak Dewi, bukan menggurui tapi mengingatkan surganya wanita yang sudah menikah ada di Suami dan orang tuamu dan dia seburuk-burukya apapun suami kita harus jaga aibnya. Dan tetap harus dihormati. Maaf punten Mbak Dewi ada di dalam ayat Alquran juga begitu juga alhadist Mbak Dewi,” tulis salah seorang warganet di kolom komentar.

Depe tampaknya langsung panas. Dia pun membalas komentar tersebut. Bahkan menyebut bahwa dirinya tidak percaya hadist.

“Saya enggak ada cari masalah sama orang, kecuali orang itu kebangetan. Dan demi menjaga nama keluarga besar saya, lain cerita. Saya enggak percaya hadist, tapi saya percaya Alquran,” balas istri Angga Wijaya itu.

Perkataan tidak percaya hadist pun langsung memantik perdebatan yang lebih sengit.

“Hadist itu harus tetap dipercaya mbak Dewi karena hadist dan Alquran selalu berdampingan. InsyaAllah kita sama-sama belajar mbak Dewi dalam agama. Intinya sabar akan indah pada waktunya kayak judul lagu mbak Dewi. Sabar terus berdoa yah mbak Dewi ku yang cantik,” balas warganet.

“Aneh orang Islam enggak percaya hadist,” sentil netizen yang lain.

Kemudian, Depe menjelaskan pernyataan sebelumnya soal tidak percaya hadist.

“Lebih tepatnya jika hadist yang keluar tidak sesuai atau tidak ada dalam Alquran ya enggak masalah kita enggak pakai hadist itu. Makanya memahami agama itu enggak seperti mudah membalikkan telapak tangan begitu saja, orang hafal Alquran belum tentu memahami Alquran, saya aja masih banyak belajar. Makanya malu sok ceramah apalagi kasih saran sama orang, takut imannya dan wawasan agamanya yang aku saranin lebih bagus ketimbang aku,” beber Depe. (*)

Sumber: Radarcirebon

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel