"BUKAN BERZINA" Lucky Perdana Isyaratkan Sudah Menikahi Lidi Brugman


Lucky Perdana membantah tuduhan berzina dan berselingkuh dengan Lidi Brugman. Alih-alih melakukan demikian, dia mengisyaratkan kalau sudah menikah lagi. Pernyataan itu diungkap sendiri oleh Lucky Perdana dalam unggahan terbarunya di Instagram pada Senin (14/12/2020).

Semua bermula saat dia melihat istrinya barunya dibully karena dianggap perusak rumah tangga orang alias pelakor. Netizen menduga, dia adalah Lidi Brugman.

"Dari pada lo lo semua sibuk nge-hujat istri gue yang baru, otaknya dipake dikit ya kan katanya netizen = intel? Cari tuh nyokap gue dan tanyain tentang permasalahan ini. Lihat apa jawaban beliau sebagai seorang ibu," kata Lucky Perdana.


Selanjutnya, pemain Perempuan Pilihan ini juga menuturkan alasannya tidak membagikan kebersamaannya bareng sang istri di media sosial.

Dia bilang menghargai anak dan mantan istrinya, Veronica. "Gue nggak posting atau tepatnya belum posting dengan istri yang baru. Itu karena gue menghargai Almeer (anaknya) cinta pertama gue," beber Lucky Perdana.

"Menghargai mantan istri. Gimana pun juga ibunya anak gue," sambungnya lagi.

Barulah sebagai penutup dia memuji sikap Lidi Brugman. Dia mengatakan bahwa Lidi Brugman itu merupakan sosok yang baik.


"Time wil tells how great you are @lidibrugman. Allah nggak tidur. Biarkan mereka menghina sesuka hati mereka. But time will tells how great you are," tulis Lucky Perdana.

Sekadar diketahui, kabar perceraian Lucky Perdana dan Veronica sendiri tidak pernah beredar di publik. Kendati begitu, Lucky Perdana dengan tegas menyebut Veronica sebagai mantan istri.

Sebelumnya, Veronica sendiri bikin heboh usai menuding Lidi Brugman berzina dan berselingkuh dengan Lucky Perdana. 

"Seorang pelacur selamanya akan jadi pelacur bermental sampah. Nggak punya moral dan malu, apalagi akhlak yang baik," kata Veronica di Instagram Story, Minggu (13/12/2020). "Hanya pelacur yang urat malunya sudah putus sampai sebegitu beraninya berzina dengan suamiku," imbuhnya lagi. (Sumarni)


Sumber: matamata

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel